Internasional

Remaja Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel saat Berdemonstrasi

Para pengunjukrasa Palestina melemparkan batu ke pos pemeriksaan Israel di pusat kota titik nyala Hebron di Tepi Barat yang diduduki (AFP)

SUARA ASIA – Seorang remaja Palestina ditembak mati oleh tembakan Israel selama protes di Tepi Barat yang diduduki menentang proposal “kesepakatan abad ini” Donald Trump, kata kementerian kesehatan Palestina dikutip dari situs The Middle East Eye.

“Mohammed al-Haddad (17), terbunuh oleh peluru yang menembus jantungnya dalam bentrokan dengan [pasukan] pendudukan di daerah Bab al-Zawya di Hebron,” menurut kementerian.

Namun, tentara Israel tidak segera mengomentari insiden itu.

Haddad dinyatakan meninggal di sebuah rumah sakit di Hebron, menurut seorang fotografer AFP.

Sebuah protes kecil telah diselenggarakan di kota itu terhadap rencana kontroversial presiden AS untuk mengatasi konflik Israel-Palestina.

Saksi mata mengatakan sekitar selusin pria muda melemparkan batu ke arah pasukan Israel.

Proposal Trump, yang diluncurkan akhir bulan lalu, langsung ditolak oleh Palestina, yang mengecamnya sebagai pro-Israel.

Rencana itu memberi Israel lampu hijau untuk mencaplok permukiman ilegal dan Lembah Yordan di Tepi Barat, termasuk di dalam Hebron, tempat beberapa ratus pemukim Yahudi tinggal di pusat kota Palestina yang berpenduduk sekitar 200.000 orang.

Sebagai tanggapan, Otoritas Palestina mengatakan akan memutuskan semua hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel.

“Kami telah memberi tahu pihak Israel, bahwa tidak akan ada hubungan sama sekali dengan mereka dan Amerika Serikat termasuk hubungan keamanan,” Presiden PA Mahmoud Abbas mengatakan pada pertemuan luar biasa Liga Arab di Kairo di mana ia menegaskan kembali “Lengkap” penolakan rencana itu.

Palestina kemudian mengklarifikasi ini dengan maksud ikatan akan putus jika terjadi aneksasi. Kemungkinan tidak ada langkah seperti itu terjadi sampai setelah pemilihan 2 Maret Israel.

PA telah mengakar hubungan keamanan dengan Israel, dengan siapa ia bekerja sama dengan daerah-daerah kepolisian Tepi Barat yang berada di bawah kendali Palestina.

Perjanjian berbagi intelijen yang dimiliki PA dengan CIA juga bisa sekarang berada di bawah ancaman.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top