Internasional

Trump: Kami Akan Terus Melindungi Rakyat Amerika dengan Memusnahkan Teroris

Presiden Donald Trump. (Foto: Istimewa)

SUARA ASIA – Presiden Donald Trump mengatakan, AS atas arahannya telah melakukan operasi kontra-terorisme di Yaman yang membunuh Qassim al-Rimi, seorang pemimpin al-Qaeda yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan mematikan tahun lalu di Naval Air Station Pensacola, tempat seorang peserta pelatihan penerbangan Saudi menewaskan tiga pelaut Amerika.

Hal itu disampaikan Trump pada Kamis, 6 Februari 2020 dikutip dari laman Daily News.

Al-Rimi adalah pendiri al-Qaeda di Semenanjung Arab. Afiliasi telah lama dianggap sebagai cabang jaringan global yang paling berbahaya untuk melakukan serangan terhadap daratan AS.

Trump mengatakan, AS dan sekutunya lebih aman akibat kematiannya.

“Kami akan terus melindungi rakyat Amerika dengan melacak dan memusnahkan teroris yang berusaha melukai kami,” kata Trump.

Sementara Trump mengkonfirmasi laporan bahwa al-Rimi telah terbunuh, dia tidak mengatakan kapan operasi AS dilakukan atau menawarkan rincian tentang bagaimana itu dilakukan.

Sebelumnya, Al-Rimi mengatakan dalam video berdurasi 18 menit bahwa kelompoknya bertanggung jawab atas penembakan 6 Desember di pangkalan itu.

Dia memanggil penembak, perwira Angkatan Udara Saudi Mohammed Alshamrani, seorang “ksatria pemberani” dan “pahlawan.” dia. Delapan lainnya juga terluka.

Penembakan itu memusatkan perhatian publik pada kehadiran siswa asing dalam program pelatihan militer Amerika dan mengungkapkan kekurangan dalam penyaringan kadet.

Pada bulan Januari lalu, AS mengirim pulang 21 siswa militer Saudi, mengatakan para peserta pelatihan memiliki sentimen jihad atau anti-Amerika di halaman media sosial atau “berhubungan dengan pornografi anak,” termasuk di ruang obrolan internet.

Pengumuman Trump mengkonfirmasi indikasi sebelumnya bahwa al-Rimi telah terbunuh. Pada akhir Januari, dugaan serangan pesawat tak berawak AS menghancurkan sebuah bangunan yang menampung militan al-Qaeda di Yaman timur.

Juga, pada 1 Februari, Trump me-retweet beberapa tweet dan laporan media lainnya yang tampaknya menawarkan konfirmasi bahwa serangan itu telah membunuh al-Rimi.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top